Melampaui 2025 dengan penuh kebahagiaan dan kesedihan sekaligus membuatku merasa kita harus selalu siap dengan segala kondisi. Terkadang apa yang kita harapkan terlalu tinggi justru bisa membuat kita jatuh terlalu dalam. Sehingga baiknya memang tidak perlu menggantungkan harapan ke orang lain, sebab yang punya kendali penuh untuk kebahagian kita adalah diri kita sendiri. Dan..sewajarnya ketika orang lain hadir dalam hidup kita, kita bisa memilih stay jika kehadirannya menambahkan kebahagiaan dan value yang baik. Namun jika sebaliknya, kita juga berhak memilih untuk sendiri.
Boundaries, Distance, Detachment
Ketika akan memulai suatu hubungan baik pertemanan, pendekatan, atau lebih dari itu, kita harus membuat standar batas yang boleh dilalui oleh orang lain. Standar batas dalam hal ini adalah sejauh mana kita membiarkan orang lain masuk dalam waktu, harapan, bahkan mimpi yang kita punya. Sebab standar itulah nantinya yang akan melindungi diri kita untuk tidak kecewa atas kehilangan maupun perlakuan yang tidak kita inginkan.
Kita harus sadar bahwa energi dan waktu yang kita miliki berharga, sehingga orang lain tidak sepantasnya mengambil hal tersebut untuk dibuang sia-sia. Apalagi.. sampai bisa membuat kita bersedih dan kehilangan kendali untuk merasa tenang.
Kita harus sadar bahwa energi dan waktu yang kita miliki berharga, sehingga orang lain tidak sepantasnya mengambil hal tersebut untuk dibuang sia-sia. Apalagi.. sampai bisa membuat kita bersedih dan kehilangan kendali untuk merasa tenang.
Disaat kita menggantungkan harapan pada orang lain, disaat itu juga kita susah untuk melepaskan. Padahal belum tentu orang yang kita harapkan tersebut baik untuk kita. Attachment yang terlalu dalam justru akan membuat pikiran tidak menjadi logis dan sulit menentukan baik atau tidak. Itulah mengapa saat menjalanin hubungan, kita harus membuat standar batasan dan jarak yang tegas. Karena dengan tidak terlalu dekat, tidak terlalu terlibat maupun melibatkan, kita tidak perlu merasa kecewa dan semuanya akan berjalan normal seperti biasanya.
Unlimited Source of Happiness
Setelah melalui kondisi jatuh-bangun di tahun kemarin menyadarkanku bahwa sumber bahagia itu tidak ada batasnya. Kita harus membuka diri agar kebahagian lain hadir dalam hidup kita. Sebab bisa saja selama ini kita tidak bahagia karena tidak berusaha peka dengan sekitar...dan hanya fokus ke satu hal yang bahkan belum tentu baik.
Alhamdulillah, walaupun harus fight dengan kondisi menetap sendiri di kota ini untuk bekerja, Allah menghadirkan rekan-rekan yang selalu positif dan tulus. Buatku, mereka bukan sekedar teman kerja, tapi sahabat yang selalu memberikan keceriaan setiap harinya.
Alhamdulillah, walaupun harus fight dengan kondisi menetap sendiri di kota ini untuk bekerja, Allah menghadirkan rekan-rekan yang selalu positif dan tulus. Buatku, mereka bukan sekedar teman kerja, tapi sahabat yang selalu memberikan keceriaan setiap harinya.
Aku juga memiliki sahabat-sahabat dari kuliah yang selalu sigap 24/7 untuk bernaung ketika aku butuh bercerita. Mereka memang bukan keluarga, tapi support yang diberikan lebih dari yang aku butuhkan.
Dan tentunya walaupun long distance dengan keluarga, support dari orang tua maupun saudara juga tidak pernah ada habisnya. Lantas, atas semua sumber kebahagiaan yang selalu ada, aku tidak punya alasan lagi untuk bersedih dan terpuruk. Mungkin benar, ketika Allah menghadirkan sesuatu tidak brarti untuk bersama seterusnya. Bisa jadi hanya untuk menguji dan menunjukkan, kebahagiaan nyata seperti apa yang memang layak kita miliki. Bukan hanya bersifat semu dan angan-angan semata yang tidak pasti.
Self Love—The Highest Level of Love
Kita selalu punya banyak cara untuk jatuh cinta dengan diri sendiri lagi. Dengan menyusun mimpi setinggi mungkin yang pernah terlupakan, menikmati weekend dan waktu luang bebas tanpa menunggu diberi harapan, dan belajar banyak hal baru tanpa ada satupun batasan. Oh ya! aku selalu meluangkan waktu untuk mengunjungi tempat baru. Bukan untuk sekedar hunting foto, tapi juga mecari pengalaman dengan vibes tempat dan kondisi yang berbeda. Bonusnya, kita bisa berinteraksi dengan orang baru saat dalam perjalanan maupun di tujuan yang dapat mengantarkan kita mendapat pengetahuan baru juga.
And last but not least... apapun yang pernah terjadi, sejatuh apapun kita, harapan kita, mimpi kita, kita tetap harus terus percaya bahwa Tuhan telah menyiapkan kebahagian berkali lipat yang bahkan tidak pernah kita bayangkan. Akan selalu ada harapan untuk memulai kembali, bangkit kembali, dan bersinar kembali. Aku telah membuktikannya, jadi teman-teman pasti bisa jugaaa ya!
And last but not least... apapun yang pernah terjadi, sejatuh apapun kita, harapan kita, mimpi kita, kita tetap harus terus percaya bahwa Tuhan telah menyiapkan kebahagian berkali lipat yang bahkan tidak pernah kita bayangkan. Akan selalu ada harapan untuk memulai kembali, bangkit kembali, dan bersinar kembali. Aku telah membuktikannya, jadi teman-teman pasti bisa jugaaa ya!





0 komentar
Hello, with my pleasure if you leave comments :)